Wednesday, 13 July 2016

Badan Pusat Statistik Mencatat

Ini adalah laporan Badan Pusat Statik negara Republik Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pendapatan rata-rata penduduk Indonesia berdasarkan produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai Rp36,5 juta per kapita pada 2013.

Kepala BPS, Suryamin, di kantornya, Rabu 5 Februari 2014, mengungkapkan, peningkatannya sebesar 8,88 persen dibanding 2012 yang mencapai Rp33,5 juta per kapita. "Tiga tahun berturut-turut meningkat," ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan inflasi pada 2013 sebesar 8,38 persen, pendapatan masyarakat meningkat sekitar 5 persen. "Itu sudah memperhitungkan kegiatan kita di luar dan dalam," tambahnya.

Berdasarkan pulau, Jawa masih menyumbang PDB terbesar, yaitu sebesar 57,99 persen. Sumbangan tersebut akumulasi PDB tiga provinsi di Jawa.

"Sumbangan Jawa meningkat dari 57,65 persen pada 2012," katanya.

Sementara itu, sumbangan pulau-pulau lain, yaitu Sumatera, meningkat sebesar 23,81 dari 23,74 persen pada 2012. Kalimantan menyumbang 9,3 persen atau meningkat dari 8,67 persen tahun lalu.

Untuk Pulau Sulawesi, sumbangan pertumbuhan meningkat dari 4,74 persen pada 2012 menjadi 4,82 persen tahun lalu. Selain itu, provinsi lainnya menyumbang 4,71 persen, Maluku dan Papua sebesar 2,43 persen.

Suryamin juga memaparkan, pada 2013, provinsi yang pertumbuhan ekonomi di atas nasional, yaitu Papua yang tumbuh paling tinggi sebesar 14,84 persen. Posisi selanjutnya adalah Sulawesi Tenggara 9,38 persen dan Papua Barat sebesar 9,30 persen.

Provinsi lain antara lain, Sumatera Utara 6,61 persen, Sumatera Barat 6,18 persen, Kepulauan Riau 6,13 persen, Jambi 7,88 persen, Sumatera Selatan 5,98 persen, dan DKI Jakarta 6,11 persen.

Suryamin melanjutkan, pertumbuhan ekonomi paling rendah adalah Kalimantan Timur sebesar 1,59 persen, Riau 2,61 persen, dan Aceh yang hanya 4,18 persen.
Kemudian, Bangka Belitung 5,29 persen, Yogyakarta 5,4 persen, Nusa Tenggara Barat 5,69 persen, Nusa Tenggara Timur 5,56 persen, Kalimantan Selatan 5,18 persen, dan Maluku 5,14 persen.


PROPINSI DENGAN PENDUDUK TERKAYA DI INDONESIA
Pernah terpikir ga oleh teman-teman, manakah propinsi yang rata-rata tiap penduduknya mempunyai kekayaan terbanyak di Indonesia....

Mungkin banyak yang menjawab DKI Jakarta dan sekitarnya, bisa dilihat dari banyaknya gedung pencakar langit, tempat kantor-kantor perusahaan besar berada, atau beribu-ribu pabrik mulai dari makanan sampai elektronik dan otomotif yang bertebaran di sekitaran Jabodetabek-Cirangkarta, ternyata hal itu tidak tepat sodara-sodara ^_^, propinsi dimana penduduknya mempunyai pendapatan terbanyak dalam setahun adalaahh..... yak.. Kalimantan Timur, pendapatan perkapita nya menembus angka Rp. 101jt setara dengan negara Polandia yang merupakan salah satu negara Uni Eropa, menyusul di tempat ke-2 yaitu DKI Jakarta dengan PDRB (GRP) perkapita Rp.74jt kemudian menyusul Riau dengan Rp.53jt, Kepulauan Riau Rp.40jt dan Papua dengan Rp 26jt, melengkapi 5 besar propinsi ber pendapatan perkapita terbanyak.

pendapatan perkapita Indonesia sebesar Rp. 21jt.... (sedih)
berikut adalah tabel lengkap nya (angka dalam ribu rupiah):

1  Kalimantan Timur    101.858
2  DKI Jakarta     74.065
3  Riau       53.264
4  Kepulauan Riau     40.746
5  Papua       26.615
6  Kepulauan Bangka Belitung  19.350
7  Sumatra Selatan    18.725
8  Nanggroe Aceh Darussalam  17.124
9  Papua Barat     17.084
10  Jawa Timur     16.757
11  Sumatra Utara     16.403
12  Kalimantan Tengah    15.725
13  Sumatra Barat     14.955
14  Jawa Barat      14.723
15  Jambi       14.226
16  Bali       14.199
17  Kalimantan Selatan    13.206
18  Banten       12.757
19  Sulawesi Utara     12.610
20  Sulawesi Tengah    11.540
21  Kalimantan Barat    11.394
22  Jawa Tengah     11.184
23  Daerah Istimewa Yogyakarta  10.985
24  Sulawesi Selatan    10.909
25  Sulawesi Tenggara    10.686
26  Lampung      10.078
27  Bengkulu      8.799
28  Nusa Tenggara Barat    8.080
29  Sulawesi Barat     7.535
30  Gorontalo      6.068
31  Nusa Tenggara Timur   4.769
32  Maluku       4.747
33  Maluku Utara     4.019





   No 
Indikator Kinerja
satuan
2009
2010
2011
2012
2013
target
realisasi
target
realisasi
target
realisai
target
realisasi
target
realisasi
1
Pertumbuhan ekonomi
%
4,3
4,1
5,2
5,6
5,7
6,5
6,7
6
6,9
na
2
Pendapatan per kapita Harga berlaku dg migas
Rp.000
13.676
16.140
13.866
17.990
14.052
20.330
14.237
26.615
14.419
3
Inflasi
%
8
1,85
7,8
6,02
7,2
3,78
7,3
3,87
7,4
na
4
Pendapatan Daerah
Rp. M
2.818,82
2.397
3.037,72
3.211
3.274,79
3.759,60
3.548,49
5.028,74
3.864,57
5.768,32
Pendapatan Asli Daerah
Rp. M
1.082,71
1.054,32
1.263,04
1.363,16
1.456,35
1.686,95
1.681,61
1.907,70
1.944,38
2.287,02
Dana Perimbangan
Rp. M
1.726,67
1.333,17
1.765,06
1.797,29
1.808,62
1.988,94
1.856,54
2.240,01
1.909,23
2.264,84
Lain lain Pendapatan yang sah
Rp. M
9,44
9,42
9,62
50,26
9,81
83,713
10,34
881,02
10,96
836,46
5
Jumlah Penduduk
ribu
7.222,60
7.329,78
7.322,50
7.450,39
7.421,20
7.593,43
7.518,70
7.752,84
7.614,90
na
6
Laju Pertumbuhan Penduduk
%
1,38
1,81
1,35
1,8
1,31
1,77
1,28
1,74
1,24
na
7
Jumlah Penduduk Miskin
ribu jiwa
1.339
1.167
1.337
1.125
1.335
1.074
1.109
1.057
1.066
na
8
% Penduduk Miskin
%
16,98
16,28
16,24
15,47
15,49
14,24
14,75
13,78
14
na
9
Tingkat Pengangguran Terbuka
%
7,86
7,61
7,65
6,65
7,43
5,77
7,22
5,7
7
na
INDIKATOR DAN CAPAIAN KINERJA PEMBANGUNAN MAKRO DAERAH
PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2009 – 2013
Top of Form


No comments:

Post a Comment

da ah

Pagi  aku telah membasuh mukaku, aku mohon maaf tuhan, abhaw hari ini aku buat segelas kopi aku nikmati sepotong roti. tiba-tiba ada t...