Monday 26 September 2011

Menjadi Orang Baik

Ditulis oleh : M kamil

Jadi begini barang siapa menunjukan pada kebaikan  itu pasti ia akan menerima apa yang telah dia lakukan.

Suatu hari kita mengajak orng lain untuk bersama berbuat kebaikan, misalnya kita mengajak orang mari yuk kita bersama membangun masjid, bersama dengan masarakat.

ini suatu perbuatan  yang menunjukan pada menuju pada kebaikan, untuk menjadi orang baik, tentu ia akan menerimanya pada harinya nanti.

hasil perbuatan yang kita lakukan itu akan kita nikmati sendiri apa yang kita inginkan itu nanti, jika kita melakukan perbuatan yang akan membawa pada kesesatn maka itu akan membawa kita pula akan menjadi orang yang tidak baik pula.

memang kita itu tidaklah gampang untuk, atau tidak mudah untuk menjadi orang baik-baik tersebut, itulah hidup yang kita jalani dalam muka bumi ini, jika kita berencana pada suatu hari untuk membangun suatu masjid maka kita akan mendapatkan itu pada haruinya nanti.

proses untuk menuju kearah ini memang suatu perjalanan yang sangat panjang, misalnya suatu keluarga yang tengah mengalami suatu derita maka itu akan mengalami perjalanan yang semua orang yang ada di sekitar kita akan jauh, dari kita.

misalnya sesorang yang datang pada anda lalau ia datang untuk memijam uang pada anda, tetapi suatu hari orang tersebut menderita suatu kemalangan, sehingga ia ketika orang itu mengalami suatu penddritaan anada mengahdipnya dengan sabar.

maka anda menerima orang yang telah berbuat jahat pada anda ini dengan kebaikan, ketika ia datang dan memohon pada anda suatu keaikan, mak a anada msih menerimanya dengan kebikaan pula, ini artinya anda adalah orang yang lebih baik baik dari ini semuanya, anda memiliki suatu kebaikan yang lebih dari orang lain itu.

maka proses ini akan menjadi suatu kekuatan pribadi yang anada mailiki, maka anda akan menjadi oarng yang baik tersebut, bahwa apa saja yang dilakukan di muka bumi ini semuanya akan menerima imbalanya, akan menerima semua balasanya, jika menlak ini semua amaka dari itu terjadi dimuka bumi ini  dengan pertengkaran, terjadinya suatu keributan yang tak hentinya.

Sehingga bodoh yang membawa masarakat itu pada kemiskinan dan kesengsaraan itu, banayak manusia pada saat ini hanya berpikir pada pribadinya saja, ia ahnya berpikir pada apa yang akan dipbutuhkan pada dirinya saja.

banyak pihak aparat pada saat ini hanyalah memikir kebutuhan dirinya saja, banyak pelanggaran yang dilakukan, banyak perbuatan yang telah dilkaukan pihak kepolisian itu tak lagi sesuai dengan tugas dan kewajiban mereka yang sesungguhnya.

jika saja hidup manusia ini memandang bahwa hidup ini adalh suatu ibadah, maka tidak akan terjadinya suatu permusuhan, tidak akan terjadinya persahabatan yang akan menjadi suatu keinginan yang utuh suatu pengharagaan buat dirinya manusia.

ternyata untuk menuju menjadi orang baik itu betapa sangat sulitnya, tidak manusia meniriu gaya hidup sebuah pohon kelapa yang ia tumbuh dengan perkasa berada di tepi pantai, walaupun ia diterpa dengan angin dan badai, maka ia akan tetap utuh dan kekkar gagah perkasa, meskipun ombak yang menerjang ia bahkan bertambah perkasa dan bertambah subur pertumbuhanya.

menjadi orang baik itu memang tidak gampang, tetapi itulah suatu erjanalan hidup seorang manusia, yang untuk menjadi  orang baik itu selalu memerlukan suatu pengorbanan yang kokoh dan kuat, semua lagkah dan perbuatan itu akan menjadi perhihtungan yang sudah lekat dalam aturan milik Allah.

tetapi banyak juga manusia di muka bumi ini dengan iklas dan suci ia membawa manusia ini pada suatu kebiakan yang iklas.

disni kita sadar bahwa sesuaguhnya semua apa yang kita lakukan itu akan ada hasil dan imbalanya, hanya sedikit sekali manusia itu sadar akan apa yang telah dia lakukan, kemuliaan itu akan aselalu ada pada orang yang selalu ingat akan Allah.(kamil)

No comments:

Post a Comment

Sorga atau neraka

 Sorga itu sudah ada di dunia Hanya sedikit yang mau Banyak manusia lebih memilih dunia Jika dalam gembira kau gelisah Jika dalam susah kau ...