Rabu, 12 Oktober 2011

Landasan Pendidikan


Di Tulis Oleh : M Kamil
                                                                        1.
                                                     KATA  PENGANTAR      
           Segala puji  bagi Allah yang telah menganugrahkan segenab kenikmatan iman , Islam dan kesempatan berkarya kepada kami.
            Pada kesempatan ini kami sebagai mahasiswa Taman Siswa Fakultas  Ilmu Pendidikan  mendapat tugas kelompok  untuk mengerjakan  menulis makala pendidikan.
            Untuk tugas kami dengan Tema “ Landasan Dan Asas-Asas Pendidikan Serta Penjelasan “
            Kami berharap tugas ini dapat dipahami  dan dimenegrti serta bermampaat bagi kami .
            Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga Allah memberikan Ridho dan Rahmatnya pada kami semua. Amin.


                                                                                    Palembang, 13 Oktober 2011
                                                                                                Penyusun.



                                                                        2.





                                                   PENDAHULUAN
Pada kesempatan ini kami akan sampaikan beberapa pokok bahasan yang kami terima dari dosen Fakultas Ilmu Pendidikan  yaitu dengan Tema “Landasan Dan Asas –Asas Pendidikan Serta Penjelasanaya”
Adapun pokok bahasan sebagai berikut :
pada bagian I. Latar Belakang Pendidikan.
Pada bagian kedua 2. Landasan dan Asas-Asan Dalam pendidikan. 
Selanjutnya adalah menjelaskan bahasan, Permasalahan  dalam Pendidikan.
Berikutnya yaitu mengenai bidang mampaat dalam pendidikan.

Akhir dari Bahasan adalah  Kesimpulan. 
 

             
                       

                                                                        3.
                                                           





           
!.!  Latar Belakang Pendidikan
            Pendidikan di Indonesia sudah ada sebelum negara Indonesia berdiri, sebab itu sejarah pendidikan Indonesia juga cukup panjang .
            Pendidikan itu telah ada sejak zaman kuno, kemudian diteruskan dengan zaman pengaruh agama hindu dan budha, zaman pengaruh agama Islam , pendidikan pada zaman, pejuang kemerdkaan , yang berjuang melalui pendidikan.
            Mereka membina anak-anak dan para pemuda, melalui lembaganya masing-masing, untuk memngembalikan harga dirinya, martabatnya yang hilang akibat penjajahan.              
Pendidikan merupakan bagaian –bagian paling penting dari kehidupan   yang sekaligus membedakan mahluk hidup lainya.
            Beda hewan dengan manusia didalam pendidikan adalah hewan juga belajar tetapi di tentukan oleh instingnya saja,  sedangakan manusia dalam arti merupakan  rangkaian menuju pendewasaan. Guna menuju kehidupan yang lebih berarti.
            Contognya; anak-anak  menerima pendidikan dari orang tuanya, dan manakala anak-anak ini sudah dewasa dan berkeluarga mereka akan mendidik anak-anaknya, begitu juga di sekolah dan diperguruan tinggi, para siswa dan mahasiswa diajar guru dan dosen.

2.   Landasan dan Asas-Asan Dalam  Pendidkan.
            Landasan pendidikan merupakan salah satu kajian yang dikembangkan dalam dunia pendidikan.


                                                                        4.
            A.Landasan  Pendidikan
1.Landasan Filosopis
a.Pengertian landasan Filosopis
            Pengertian landasan filosofis landasan bersumber dari pandangan-pandangan dalam filsapat pendidikan, menyangkut keyakinan terhadap hakekat manusia, keyakinan tentang sumber nilai, hakekat pengetahuan, dan tentang kehidupan yang lebih baik dijalankan.
            Aliran filsapat yang kita kenal sampai saat ini idealisme, realisme, perenialisme, esensialisme, pragmatisme dan progresivisme dan ekstensialisme.
b. Pancasila Sebagai Landasan Filospofis sistem pendidikan nasioanal pendidikan.
            Pasal 2 UU RI nomor 2 tahun 1989, menetapkan bahwa pendidikan nasioanal berdasarkan pancasila dan UUD 1945,  sedangkan ketettapan MPR RI nomor 2 /MPR /1978, tentang P4 menegaskan bahwa pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia, kepribadian bangsa Indonesia, pandangan hidup bangsa Indonesia , dan dasar negera Indonesia.
2. Landasan  Sosiologis
a.Pengertian landasan Sosiologis.
            Dasar sosiologis berkenan dengan perkembangan, kebutuhan dan karakteristik masarakat. Sosiologis  pendidikanmerupakan  analsis ilmiah tentang proses sosial dan pola-pola interaksi sosial dalam sistem pendidikan. Ruang lingkup yang dipelajari oleh sosiologi pendidikan  meliputi empat bidang:
1.Hubungan sistim pendidikan dengan aspek masarakat lain.
2.hubungan kemanusiaan.
3.Pengaruh sekolah  pada perilaku anggotanya.
                                                                        5.
4.Sekolah dalam komunitas yang mempelajari pola interaksi antara sekolah dengan kelompok soaial lain di dalam komunitasnya.
b. Masarakat Indonesia sebagai landasan sosiologis sistem  pendidikan nasional.
            Perkembangan masarakat Indonesia dari masa ke masa telah mempengaruhi sistem pendidikan nasional. Hal tersebut  sangatlah wajar, mengingat kebutuhan akan pendidikan  semangkin meningkat dan komplek.
3.landasan Kultural
a. Pengertian Landasan Kultural.
            Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik, sebab kebudayaan dapat dilestarikan , dikembangkan dengan jalur mewariskan kebudayaan  dari generasi ke generasi penerus  dengan jalan pendidikan, baik secara formal maupun informal.
Lembaga sosial yang lazim digunakan sebagai alat tranmisi dan traformasi kebudayaan adalah lembaga pendidikan , utamanya sekolah dan keluarga.
b. Kebudayaan sebagai Landasan Sistem Pendidikan Nasional.
            Pelestarian dan pengembangan kekayaan yang unik  disetiap daerah itu melalui upaya  pendidikan  sebagai wujud dari keaneka ragaman masarakat dan bangsa Indonesia.
4. Landasan Psikologis.
a.Pengertian  landasan Psikologis.
            Dasar psikologis berkaitan  dengan prinsip-prinsip belajar dan perkembangan anak. Pemahaman terhadap peserta didik, utamanya yang berkaitan  dengan  aspek  kejiwaan merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, hasil kajian dan penemuan psikologis sangat diperlukan penerapanya dalam bidang pendidikan.

                                                            6.
b. Perkembangan Peserta Didik sebagai landasan Psikologis.
            Pemahaman tumbuh kembang manusia sangat penting sebagai bekal dasar untuk memahami peserta sangat penting sebagai bekal dasar untuk memahami peserta didik dan menemukan  keputusan dan atau tindakan yang tepat dalam membantu proses tumbuh kembang itu secara efektip dan esien.
5. Landasan Ilmiah dan Teknologi.
a.Pengertian Landasan IPTEK
            Kebutuhan pendidikan yang mendesak cenderung memaksa tenaga pendidik untuk mengadopsi teknologi dari berbagai bdang teknologi kedalam penyelenggaraan pendidikan.
            Pendidikan bukan hanya berperan dalam pewarisan IPTEK tetapi juga ikut menyiapkan manusia yang sadar IPTEK dan calon pakar IPTEK itu.
            Selanjutnya pendidikan akan dapat mewujudkan fungsi nya dalam pelestarian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
b.Perkembangan IPTEK sebagai Landasan  Ilmiah .
            IPTEK merupakan salah satu hasil pemikiran manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, yang dimulai pada permulaan kehidupan manusia.
            Lembaga pendidikan ,utamanya pendidikan jalur sekolah harus mampu mengakomodasi dan mengangtisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
B.Asas-Asas Pokok Pendidikan.
Asas pendidikan merupakan sesuatu kebenaran yang  menjadi dasar atau
 tumpuan  berpikir, baik pada tahap perancangan maupun pelaksanaan pendidikan.
            Diantara asas tersebut adalah asas Tut Wuri Handayani, asas belajarsepanjang hayat , dan asa kemandirian dalam belajar.

                                                                        7.
1.Asas Tut Wuri Handayani.
            Sebagai asas pertama, Tut Wuri Handayani merupakan inti dari sistem  Among  perguruan. Asas  yang dikummandangkan oleh Ki Hajar Dewantara ini kemudian dikembangkan oleh Drs R M P Sostrokartono dengan menambahkan dua semboyan lagi, yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo dan Ing Madyo Mangun Karso.
            Kini ketiga semboyan tersebut telah menyatu menjadi satu kesatuan asas  Ing yaitu ; Ngarso Mangun Karso,(jika tengah-tengah  memberi dukungan dan semangat) dan Tut Wuri Handayani (jika di belakang memberi dorongan).
2.Asas Belajar Sepanjang Hayat.
            Asas belajar sepanjang hayat merupakan sudut pandang dari sisi lain terhadap pendidikan seumur hidup. Kurikulum dengan dua diemensi yaitu dimensi vertikal dan horizontal.
3. Asas Kemandirian  Dalam Belajar.
            Dalam kegiatan belajar mengajar , diupayakan sedini mungkin dikembangkan  kemandirian  dalam belajar bagi peserta didik.
            Dalam belajar menempatkan guru berperan utama sebagai fasilitator dan motivator, salah satu pe(ndekatan yang memberikan peluang dalam melatih kemandirian belajar peserta didik adalah sistem CBSA.
3. Dasar Pendidikan.
            Pengertian dasar pendidikan adalah mewujudkan orang-orang yang berahlak mulia, cakap, percaya pada diri sendiri dan berguna bagi masarakat serta negara.
            Dasar pendidikan ada 5 yaitu;
1.Perubahan cara berpikir.
2.Kemasarakatan.

                                                                        8.
3.Aktivitas.
4.Kreativitas.
5.Optimisme
4. Permasalahan dalam Pendidikan.
            Permasalahan dalam pendidikan itu antara lain, semangkin maju peradaban, dan semangkin maju teknologi dizama sekarang, tetapi di balik ini semua, masarakat jadi khwatir karena anak-anak, dipengaruhi oleh banyaknya permaianan yang di internet, yang membawa dampak negatip bagi pendidikan di Indonesia.
            Sehingga banyak waktu yang di gunakan oleh anak-anak pelajar, untuk hanya menggunakan waktu belajarnya, dengan banyak bermainan Geme, dibandingkan untuk membuka buku pelajaran, sehingga dampak negatip banyak anak-anak yang  mutu pelajaranya  menurun.
5. Mam paat dalam pendidikan.
            Mampaat  dalam pendidikan dapat kita jelaskan sebagai berikut antara lain:
a.Untuk menambah hakekat pengetahuan dan tentang kehidupan yang lebih baik.
b.Untuk membentuk kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
c. Untuk membentuk pola tingkah laku nilai- nilai dan norma-norma baru sesuai tuntunan masarakat .
d.Memperoleh informasi serta dapat dimampaatkan pada masarakat.
6. Kesimpulan.
Usul.

                                                                  9.
      Setelah kami melaksanakan tugas pembahasan mengeni tema “ Landasan Dan Asas-Asas Dalam Pendidikan Serta Penjelasan” maka dapat diketahui pendidikan itu sangatlah diperlukan secara induvidu ataupun secara kelompok.
      Yang diterima mulai dari tingkat Usia dini gampai orang dewasa, hanya saja penerimaan pendidikan itu tergantung dengan pola pikir, daya tampung , serta penerapannya, sehingga hasilnya beraneka ragam, yang telah dikaryakan.
Saran.
Diusakan para pendidik di sekolah ataupun dalam keluarga, hendaknya melaksanakan pendidikan itu tidak  lagi menggunakan secara kekerasan, atu dengan paksaan.
Hendaknya dilaksanakan dengan cara pendekatan. Dengan pola ilmu pengetahuan dan penerapanya sesuai dengan keahlian dan kemampuanya, kreativitas guru  dan dosen masing-masing, termasuk juga dalam keluarga.(kamil)             
                                                                              10.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar