Sunday, 4 September 2011

Hari Raya Idul Pitri Batal Ada Apa

Ditulis oleh : M Kamil
Betapa besar hasrat yang tak terhingga bagi seluruh umat Islam yang di Indonesia pada khususnya , setelah hasil rapat akhir menyatakan bahwa hari raya idul Pitri pada tanggal 30 Agustus 2011 itu dinyatakan hasil rapat adalah batal.

Suatu keputusan yang sangat berani sekali yang dilakukan oleh pemerintah, apakah ia tak tahu bahwa masarakat Islam  yang berpuasa, tahu bahwa hari raya itu adalah pada tanggal 30 Agustus 2011, masarakat yang merasa dia agama Islam sangat kecewa dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah .

Dimana -,mana masarakat Islam di Indoensia kecewa dengan kepeutusan batalnya hari raya itu, sehingg masakan yang sudah diubuat pada lebih dulu di makan.

Beberapa pengusaha catering sangat menyesalkan dengan keputusan yang di ambil itu, sehingga kerugian yang menderita pada mereka, rakya juga merasa bahwa pemerintah pada saat ini sudah tidak memiliki kekutan yang utuh untuk menyatakan yang benr bagi kepetningan rakyatnya.

Sudah terbukti bahwa agam sudah dapat di permaikan, baru kali ini perhitungan pemrintah dapat meleset dengan tindakan yang melakukan pembatalan hari raya idul pitri tersebut, timbulnya pertanyaan, ada apa?

Sehingga dari orang-orang yang paham akan permaianan politik dunia sadar, bahwa ini tiada lain adalah suatu permainan politik belaka, yang dimaikan  oleh seorang ahli politik yang ada di Indonesia.

hanya dengan sebuah perwakilan yang kuat, antara pemerintah intinya menteri Agama dengan pihak-pihak tertentu, ia rela membatalkan   hari raya idul pitri yang sangat dinaikan oleh umat Islam yang ada di Indonesia pada khususnya.

jadi hendaknya untuk menteri Agam, khususnya Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, hendaklanya melakukan korteksi yang ketat pada menteri Agama Surya Darma Ali, ada apa batalnya hari raya Idul pitri ini, ini wajib dipertanyakan jangan ini menjadi suatu polimik yang tak berkesudahan, jadi intinya berhentikan menetri Agma tersebut.

jangan buat umat Islam di Indonesia tertaman perbedaan yang makin dalam, sehingga masalah agama kini masarakat sudah luntur pada pemerintah   , knapa demikian karena pemerintah sendiri sudah tidak dapat dipercaya tentang agama.

Agama saja sudah dapat dipermainkan apalagi hal lain, kalua agama sudah dapat dipermainkan maka, jangan harap pemerintah dapat lebih menegakan hukm di negeri ini.

Sudah pasti hanyalah simbul dalam kita hukm saja, untuk dilaksankan akan sangat berat, atau bahkan hukum akan tidak jalan sama sekali, hendakanya peemrintah segera melakukan perombakan, atau segera rakya di Indonesia ini bangkit dan lakukan tindakan yang tegas, atau pemerintah khususnya pihak milter segera bertindak bahwa negeri ini sudah sangat kacau.(Kamil)

No comments:

Post a Comment

da ah

Pagi  aku telah membasuh mukaku, aku mohon maaf tuhan, abhaw hari ini aku buat segelas kopi aku nikmati sepotong roti. tiba-tiba ada t...