Wednesday, 13 July 2011

MAKNA HIDUP

PALEMBANG,-adalah sudah menjadi kodratnya bagi manusia untuk dapat hidup dimuka bumi ini, oleh karena itu ia juga telah di berikan suatu kebebsana yang tak terhingga, ntuk menikmati apa saja yang ada di muka bumi ini.
Mulai air, udara, angin dan lainya, tidak ada mereka dikenakan beban untuk dapat  membayarnya, hanya saja berkewajiban untuk menjaganya.
Karena itu jika hal itu tidak dirawat atau tidak di jaga, maka itu akan menjadi suatu mala petaka, nah itu terdapat dalam bumi ini, lihat saja terjadinya banjir, terjadinya gempa, terjadi angin puting beliung, terjadi musibah tsunami, terjadi angin tornado, terjadi api terjadi tornado.
Makna hidup ini tak juga dipahami oleh banyak orang, sehingga itu juga akan berakibat patal, sehingga ia tak pernah sadar, bahwa di muka bumi ini, adalah saling mengasihi, saling mencintai.
Akibat tak memaknai hidup, sehingga akan terjadi suatu musibah dalam dirinya, terjadi kecelakaan, terjadi berbagai ragam penyakit yang aneka ragam.
Timbulnya suatu penyakit itu disebabkan oleh tindakan yang makna, yang tak termakna dalam hidup, banyak yang manusia ini mau bertindak semaunya.
Bertindak semaunya terhadap sesama manusia lain, tak mau bila diberikan saran yang baik, tak mau bila diberikan petunjuk yang baik, baik dirinya, juga bagi  keluarganya, bahkan  kadang kala kita yang memberikan saran dan yang menyampaikan nasehat itu dianggap,  iri, suka campur urusan orang berbagai ragam tuduhan yang tidak baik kita terima.
Jika saja kita mau dan nyata dalam hidup ini, dengan menerima dan saling menolong pada sesama, sehingga dapat menberikan kesejahteraan dalam hidup kita dan juga orang lain, yang ada di sekitar kita.(Kamil)

No comments:

Post a Comment

Masih Cinta di waktu itu kau masih usia 12 tahun namun kau sangat dewasa tampaknya kasih saya diantara kita terjalin mesra sekrang kau ...