Tuesday, 5 July 2011

Parkir Dipegang Swasta jadi Rp 5000

PALEMBANG,-Parkir di pegang swasta jadi Rp 5000,-, inilah yang jadi  pertanyaan warga di Palembang, kenapa pungut parkir tidak merata, misalnya masalah Parkir yang berada di samping jembatan Ampera.
Mewakili kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, kepala Unit  Pelaksana Teknik Daerah  bidang perparkiraan  kota Palembang Anzar Ibrahim, diruang kerjanya mengatakan, berdasarkan pemerintah kota Palembang, mengenai parkir khusus yang bearada di samping jembatan Ampera itu, tambahnya.

Memang selama ini masalah parkir diurus dinas perhubungan namun kini ditenderkan pada pihak swasta, selama ini belum begitu tertib, selama ini kita harapkan tentang parkir ini tertib, masalah estetika, tertrib juga masalah penataan,ujarnya.
Selain itu karena memang berada di tepi sungai Musi, maka kata Anzaar, ini juga kita atur juga berhubungan dengan pasar kuliner, yang sudah  ada selama ini, ini kita harapkan agar tertib, juga hal ini sangat berhubungan dengan akan berlangsungnya acara pesta olah raga yang akan datang yaitu, SEA Gemes, agar bila telah berlnagsung nanti akan menjadi lebih tertib,tegasnya.
kita harapakan dengan ini kota Palembang itu menjadi Icon dari lambang kota Palembang, jadi jelas icon kota Palembang itu adalah jembatan Ampera, oleh karena parkir yang berada di samping jembatan Ampera itu adalah kita harapkan serapi mungkin,ujarnya.
Ini namanya adalah parkir progresip ,itu dikelola CVPCP, itu selama ini mereka telah mengelola parkir di rumah sakit BARi Palembang, itu dihitung dalam perjam, dan itu wajar jika ia sangat lama ditempat itu,ujarnya.
Selama ini masih standar keadaanya, untuk dana parkir itu, kita bagi untung dengan swasta tersebut, itu sisitim bagi hasil, ini masih dalam uji coba untuk masalah parkir yang ada disamping jembatan Ampera, jika nanti pihak swasata ini berhasil maka ia akan dilanjutkan, jika ini berhasil akan dilanjutkan ditempat lain.
Jadi ini jangan sampai tidak berhasil, agar tidak terjadinya kerugian bagi daerah, ini memang , karena selama ini tidak di  atur, maka ini ditata supaya, dari manual ke propesional dengan karcis yang diatur secara rinci dan tertib, itu disesuaikan dengan tertib.

Seorang pemilik kendaraan yang bernama zainal mengatakan, kami sangat keberatan dengan parkir seharga Rp 5000 itu, itu sangat tidak wajar,ungkapnya.(kamil)

No comments:

Post a Comment

da ah

Pagi  aku telah membasuh mukaku, aku mohon maaf tuhan, abhaw hari ini aku buat segelas kopi aku nikmati sepotong roti. tiba-tiba ada t...