Saturday, 16 July 2011

Setan Mobil di Pool Bus Kota

Sudah menjadi pekerjaan bagi Zaini yang berkerja pada sebuah usaha minyak atau SPBU, ia bertugas menagih pada setiap bus yang telah menggunakan bahan bakar, baik itu atau itu bensin.
Di bundaran 8 ulu Palembang, tempat Pool bus Palembang, tempat Pool bus yang beraneka ragam jurusan baik itu jurusan kertapati-KM 12,atau jurusan perumnas kertapati, juga berbagai jurusan yang ada, khususnya kendaraan bus kota Palembang.
Apabila pagi hari kata Zaini, "atau juga menjelang tengah hari biasanya, tiap kendaraan itu akan mengisi kendaraan bahan bakarnya" kendaraan itu berbagai bahan bakar terutama sekali bahan bakar solar atau bensin.
menjadi tugas bagi Zaini apabila menjelang sore untuk menagih tiap-tiap bus yang berada di Pool bus tersebut.
Di pool bus ini dahulu adalah tempat pemukiman kuburan tua-tua, tapi sejak adanya perluasan, pembangunan proram pemerintah yang mengadakan perluasan ruko.
pada akhirnya  kuburan yang ada disekitar bundaran ikut pula tergusur .
"Sayangnya,"kata seorang narasumber kepada MISTIK ," dulu daerah ini merupakan , tapiadanya pembangunan ruko, tempat ini tampaknya langsung ditimbun saja,"
di tempat ini dulunya ada berbagai kuburan rakyat, tapi nyata-nyata tak lagi dipindahkan.
meskipun demikian penduduk tentu saja tidak melakukan protes terhadap kenyataan ini, karena tentu saja tidak mengganggu pemukiman penduduk.
"memang kadang kala ada saja yang diganti," kata narasumber tersebut.
Jadi diketahuibahwa tempat pool bus tersebut adalah lokasi kuburan lama yang tidak lagi dilakukan pemindahan.
Seorang petugasyang biasa untuk menagih para sopir itu menjelang sore sudah pada nongkrong di sekitar pool bus. Zaini sudah menjelang sore sudah menunggu di pool bus., karena ia akan menagihpara sopir yang akan masuk pool bus itu.
saat itu menjelang magrib
Zaini lagi nongkrong  menunggu parasoir yang akan pulang dari tugasnya sehari-hari
Ketika Zaini tengah menunggu para sopir, jelas-jelas ia melihat bus yang masuk ke lokasi pool itu.
tentu saja kesempatan ini tidak disia-sia kan oleh Zaini untuk menagih sopir yang telah menggunakan bahan bakar tersebut.
dari penglihatan zaini ia melihat dua bua angkutan kota itu masuk pool, segera ia menuju kelokasi itu.
tepat ditempat pool bus itu, ternyata bus itu sudah tidak ada lagi, bukan kepalang terkejut nya zaini saat itu.
"Herman....."tanya Zaini pada seorang sopir yang sudah datang."tadi kulihat dua bus sudah masuk, lalu kemana bus itu sekarang,?"
"Benar saja Zaini"jawab sopir jawab sopir yang bernama abun itu. yang tampaknya agak kaget mendengar penjelasan Zaini.
"Benar...aku melihatnya, tapi pada kemana mereka, tadi kulihat sudah datang," jelas Zaini dengan sungguh-sungguh.
makin tidak percayalah teman supir itu kepada zaini, tapi itulah yang dialami olehnya , sehingga ia bertanya-tanya dalam hati.
dilain hari ia pernah, duduk sendiriandidalam bus kta itu, tapi seakan akan bus itu tampak seram sekali, bahkan seperti sebuah wajah yang sangat menakutkan jika diingat-ingat.
dilain hari waktu itu duduk di dalam bus ,karena menunggu beberapa bus yang belum pulang.
disaat ia duduk didalam bus itu ia menoleh kearah belakang, ternyata didalam bus itu sudah terdapat sesosok wajah yang sangat lebar memenuhi ruangan bus itu, wajah itu sangat seram.
ini semua bukan soal kata Zaini"ini tugas apa boleh buat , jika aku lari maka aku tak akan punya pekerjaan lagi"
Peristiwa ini tersebut berlanjut, tapi ini lah yang terjadi, karena memang tempat ini dahulunya adalah kuburan.
saranku, kata Zaini, baik nya daerah ini dilakukan sedekahan, selamatan terlebih dahulu, sehingga tak akan menggangu para pekerja yang ada disini
Mungkin saja hal ini tidak semua orang yang akan mengalaminya ,tapi kalau terjadi terus menerus akan membuat orang itu akan ketakutan juga.
terbukti"aku sendiri berhenti dari tugas ini, soalnya akutak tahan bila terus aku alami , maka aku akan menjadi stress, bila dibiarkan saja aku tetap kerja , sebelum itu aku alami , baiknya  aku segera pindah, yaitu minta berhenti saja dari sini.
sejak kejadian itu tak lagi zaini kerja disana , beberapa sumber juga mengatakan memeng itu bekas kuburan , jadi mungkin saja masih terjadi hal-hal yang aneh, meskipun saya sudah lama didekat sini, tapi belum pernah melihatnya ,ujar medi.
seorang warga dirman mengatakan , ini semua mahluk sang maha pencipta, namun kita harus menyadari hal ini, tapi jangan saling mengganggu pada setiap kehidupan kita masing-masing, artinya dunia jin biarlah berjalan sendiri, tapi dunia kita juga demikian hendaknya.

No comments:

Post a Comment

Masih Cinta di waktu itu kau masih usia 12 tahun namun kau sangat dewasa tampaknya kasih saya diantara kita terjalin mesra sekrang kau ...